Senin, 18 November 2013

RAKERCAB LP Ma'arif NU Kendal

Sabtu, 16 Nopember 2013 PC LP Ma'arif NU Kab Kendal menyelennggarakan rakorcab di Pendidikan Mu'allimin yang dipusatkan di MTs NU 04 Muallimin Weleri. Rakor yang dihadiri Ketua Tanfidziah Cabang NU Kendal KH Danial Royan mengambil tema "

Dengan RAKOR Ma’arif kita tingkatkan kualitas ukhuwah dan kinerja tenaga pendidik dan kependidikan di LP Ma’arif NU Kab Kendal


Rapat Koordinasi Cabang merupakan amanat sebagaimana hasil Rapat kerja cabang tahun 2012 di SMA Al-hidayah dan tertuang dalam buku tata kerja Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Wilayah Jawa Tengah, bahwa Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten untuk melaksanakan Rapat Koordinasi Cabang guna membahas program kerja dan masalah-masalah khusus yang timbul dalam pendidikan.

Rapat koordinasi cabang kali ini mempunyai makna yang cukup strategis, karena merupakan wahana untuk merumuskan program kerja satu tahun mendatang yang merupakan tindak lanjut dari hasil pengesahan setelah ada penjabaran program kerja hasil musyawarah di MI Mororejo Kaliwungu. 
Seluruh Pengurus PCLP Ma'araif hadir, bersama kepala MI, MTS, SMP, SMA, MA dan SMK Ma'arif NU sekabupaten Kendal dan PAC LP Ma'arif se kabupaten Kendal diawali dengan upacara pembukaan, sidang pleno I, sidang komisi dan sidang komisi II serta diakhiri dengan upacara penutupan. Rakor berakhir hingga pukul 16.00, semoga bermanfaat

KH Danial Royan dalam sambutannya
H Muklis S. Ag (Bendahar) Drs Wahidi Yusuf (Sekretaris)

KH Suud Khaer, S. Ag, M. Si, H Ibnu Darmawan, S. Pd, M. Pd, Drs H Moch Khaeruddin, M. SI

 




































































 
Koor Mars Ma'arif  SMA NU 03 Muallimin Weleri


Berikut Liputan yang terkam kameramen MTs NU 04 Muallimin Weleri



















Rabu, 23 Oktober 2013

Matematika IX semester 1

Mungkin ini masih terlalu sederhana untuk dijadikan media pembelajaran, tapi berharap banyak ada manfaatnya untuk pengembangan pembelajaran di kelas, Silakan download....

1.a. Bangun sebangun
1.b. Segitiga sebangun
2.a Tabung
2.b. Kerucut
2.c. Bola


Himpunan Kosong

PPDB

Selamat datang di MTS NU 04 Muallimin Weleri



Untuk Brosur bisa klik di sini
Formulir pendaftaran silakan douwnload ini


Menu Utama 1

Kamis, 03 Oktober 2013

WORKSHOP MANAJEMEN KEPALA MTs TINGKAT JATENG TAHUN 2013


LATAR BELAKANG
Kepala Madrasah adalah unsur terpenting untuk menggerakkan seluruh komponen pendidikan di madrasah guna merah tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Ketrampilan kepala madrasah dalam merencanakan, berkomunikasi, memberdayakan staf, mendelegasikan wewenang, disamping juga ketrampilan administrasi yang dimiliki turut berperan mewujudkan madrasah sebagai lembaga yang terkelola dengan baik secara organisasi.
Data Emis 2012 menunjukkan bahwa di Jawa tengah terdapat 274 Madrasah Tsanawiyah yang terakreditasi A, 798 MTs terakreditasi B, 274 MTs terakreditasi C dan 183 MTs belum terakreditasi. Data ini menginformasikan bahwa dari sisi managemen kelembagaan terdapat 457 MTs masih memerlukan pembinaan agar terangkat kualitas kelembagaannya menjadi lebih baik. Dan salah satu komponen utamapeningkatan mutu kelembagaan tersebut adalah kepala madrasah yang trampil secara managerial.
Dalam rangka meningkatkan mutu pengelolaan pendidikan madrasah sesuai dengan Permendiknas No 19 tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, meras perlu untuk diselenggarakan Workshop Managemen untuk Kepala Madrasah Tsanawiyah Se Jawa Tengah. Workshop ini diharapkan memberi kontribusi terhadap peningkatan mutu pengelolaan madrasah, utamanya madrasah Tsanawiyah.


PENERIMA MANFAAT
Penerima manfaat dari kegiatan ini adalah 80 orang Kepala Madrasah Tsanawiyah Non PNS se Jawa Tengah

STRATEGI PENCAPAIAN
Kegiatan ini dilakukan secara swakelola yang dibentuk melalui SK Ka. Kanwil Kementerian Agam Provinsi Jawa tengah
Workshop Manageman Kepala MTs ini dilaksanakan selama 4 hari mulai Selasa , 1 Okt sd Jum'at 4 Oktober 2013. di Hotem Muria Jalan Dr Cipto No 73 Semarang.

TUJUAN
Maksud penyelenggaraan Workshop Managemen Kepala MTs Se Jawa tengah 2013 adalah meningkatkan wawasan managerial Kepala MRs swasra sehingga memunyai ketrampilan dalam merencanakan, memberdayakan staf, mendelegasikan wewenang, pengambilan keutusan, serta penyelenggaraan pendidikan di madrasah yang efektif dan efisien.

MATERI
1. Visi Misi kementerian Agama Provinsi Jawa tengah
2. Kebijakan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Prov Jateng
3. Konsep dasar managemen dan evaluasi diri Madrasah
4. Kepemimpinan situasional dan pengambilan keputusan
5. Pengembangan madrasah unggulan dan berkarakter
6. Membangun Tsanawiyah yang efektif
7. Konsep dasar dan implementasi penyusunan RPM
8. Managemen kurikulum dan pembelajaran

Ini dokumen yang terabadikan













Senin, 09 September 2013

Halal Bihalal dan Temu Balung Pisah MWC NU Weleri

Ahad Kliwon 8 September 2013 pukul 09.00 di Gedung Pertemuan MWC NU Kecamatan Weleri diselenggarakan Halal Bihalal dan Temu Balung Pisah diikuti Seluruh Pengurus NU dan Badan Otonomnya serta Guru dan Karyawan Pendidikan Muallimin Weleri.
KH Fahrur Qosidi selaku Syuriah NU Weleri mengajak warga NU untuk memberikan pendidikan yang baik dan memperhatikan pendidikan berkarakter dan berakidah Ahlussunnah wal Jama'ah. Pendidikan Muallimin Weleri berusaha untuk menjadikan lembaga ini sebagai pencetak generasi sholih sholihah berakhlaqul karimah berakidah Ahlussunnah wal jama'ah. Bersama Pondok Pesantren Mohammad Cank Hoo Muallimin berbenah untuk pembinaan generasi kedepan.
Dalam kesempatan ini hadir Drs Hendro Suyitno Semarang dalam Mauidhoh hasanahnya menyampaikan pertemuan ini merupakan reoni dan nostalgia, karena beliau bertemu dengan teman lama berpisah dan lama tak bersua yaitu KH Khafidhin Masfa, Utadz Abdullah. Teman dalam suka dan duka dalam menuntut ilmu agama. Menurut KH Hendro bahwa Nahdlatul Ulama adalah organisasi keagamaan yang selalu mengedepankan akhlaq. "Orang-orang yang rak ndah berarti rak patik NU"
Dalam Halal bihalal ini merupakan bentuk permohonan ma'af ta'jil. Kita semua adalah alumni Romadhon yang nilainya sangat fariatif. Nilai ibadah Romadhon kita merupakan wilayah dan kewenangan Allah. 
Ibadah Romadhon kita nilainya bagus atau jelek bisa dilihat dari ibadah kita selepas Romadhon. Sebagaimana Ibadah Haji, mabrur dan tidaknya haji seseorang dilihat apakah sepulang dia dari Mekkah makin rajin ibadahnya, sholatnya, amalnya. atau malah mungkin menjadi lebih pelit dan malas berjama'ah.
Semua orang ketika melakukan haji di Mekkah pasti rajin sholatnya, rajin baca Al Qur'annya, rajin amalnya, namun setelah pulang ke tanah air, masihkah seperti di Mekah ibadahnya? Jadi menilai ibadah haji seseorang tidak saat di Mekkah karena nilainya pasti baik, tapi justru sepulang menunaikan ibadah haji, apakah mereka masih bisa memelihara ibadahnya.
Demikian pula menurut Drs KH Hendro ibadah puasa dinilai bagaimana ibadah kita selepas Romadhon. Karena bulan Romadhon merupakan bulan penggemblengan, pembakaran diri.
Sebagai ilustrasi beliau juga mewajibkan budaya lebaran dengan membuat kupat dan lepet. Ini merupakan perlambang disaat lebaran kita mohon ma'af kepada saudara, handai tolan dan setelah semua dimaafkan maka kita harus menjaga kerahasiaan dan kesalahan olang lain dengan rapat-rapat. Kupat baru lepet setelah nyuwun maaf sedaya lepat maka werdi wong liyan ditutup rapet-rapet. Kupat ujungnya ada empat atas ada talinya menandakan bahwa kita boleh kemana-mana (arah mata angin lor, kidul wetan kulon) dalam berkarya, berkerja tetapi akhirnya kita harus kembali ke atas, kembali satu ke Allah SWT, oleh karenanya berpegang teguhlah pada Agama Allah. Nek ana kupat kudu ana lepet nek wis ngaku lepat njaluk maaf terus jaga rahasia lan kesalahan rapet-rapet. Aja kaya wong sugih mendadak, kere munggah bale, lali sapa lan piye maune. 
Dulu warga NU sangat bangga kalau diundang rapat NU, sekarang apa jawabnya? ana sangune pora?
Lepet taline telu mengandung maksud bahwa kita berharap selalu kuat Iman, Islam, Ikhsan.
Diakhir mauidhonya KH Hendro menyampaikan hikmah puasa ada 3, yaitu setelah berpuasa kita akan cerdas intelektuanya, cerdas spiritualnya dan cerdas emosinya. 
Semoga Allah meridhoi yang kita kerjakan, Amiin. (Teks Amsdik)
Berikut bidikan tim MTs NU 04 Muallimin Weleri


KH Bisri. KH Fahrur Qosidi, KH Khafidhin Masfa, Ustadz Sulhan

Drs Hj Nila Dwi Harini Ka SMA Muallimin dan Nurul Laili S. Pd


Amat Sadikin, S. Pd Ka MTs Muallimin dan Moch Noor Ali

Muslimat dan fatayat

Guru-guru Muallimin


Mudiono S. Pd Ka SMP Muallimin (Panitia)

Suasana Halal Bihalal


Drs KH Moch Soderi Ketua Tanfid MWC Weleri

NU, Ansor dan IPNU


Ustadzah MTs Muallimin

Nyaman, aman damai sejahtera kumpul bersama

Ustz Abdullah,Drs KH Hendro Suyitno, KH Khafidhin

KH Fahrur Qosidi Syuriah MWCWeleri

Drs KH Hendro Suyitno




KH Khafidhin
 



 

Khalal Bi Halal Keluarga Besar Ma'arrif NU Kab Kendal

Ribuan keluarga besar Pendidikan Ma'arif Kabupaten Kendal memenuhi GOR Bahurekso Kendal dalam rangka Halal Bihalal. Dalam kesempatan ini hadir dari jajaran PC NU, Muslimat beserta Badan Otonom, Para ustadz Madrasah dari Madin, Al Wusto, MI, MTs dan MA dan para guru SD, SMP, SMA, SMA dan SMK NU Se Kabupaten Kendal, Wakil Bupati Kendal,
Bapak H Ibnu Darmawan S, Pd, M. Pd dalam sambutannya selaku ketua Ma'arif Kendal mengajak kkebersamaan dan kekompakan semua guru/ustadz bersama kepala sekolah/madrasah dan pengurus untuk selalu meningkatkan kualitas dan keprofesionalisme guru sebagai pendidik dan pengajar. Wujudkan cita-cita mulia kita memmbentuk generasi berkarakter kebangsaan dengan berpegang teguh akidah Ahlussunnah waljama'ah
Bapak KH Danial Royan dalam sambutannya selaku Ketua Tanfidhiyah PC NU Kendal mengharap seluruh kader NU melelui Pendidikan di Naungan Ma'arif untu senantiasa memperkuat akidah Ahlussunnah Wal Jamaah, karena sekarang ini banyak faham, aliran keagamaan yang mencoba untuk menghapus tahlil, adanya gerakan anti manaqib dan maulid yang merupakan ciri NU.
Hadir dan memberi Sambutan Wakil Bupati Kendal KH Mumtamsikin, S, Ag, M.Si dan KH Arifin Junaidi Ketua Pusat LP NU dari Jakarta.
Dalam mauidhonya KH Said Aqil Sirad PB NU menyampaikan keprihatinannya melihat kondisi di beberap negara Timur Tengah sebagai negara Islam sampai saat ini masih bergejolak dan mencekam. Bersyukurlah kita selaku warga Nahdhiyin dan warga Indonesia yang masih bisa melaksanakan ibadah dengan tenng, damai. NU selelu mengedepankan akhlaq. Teks Amsdik
Berikut dokumentasi yang berhasil dabadaikan oleh MTs NU 04 Muallimin